Minggu, 01 Mei 2011

PERKEMBANGAN EKONOMI, SOSIAL, DAN BUDAYA MASYARAKAT AWAL INDONESIA

PERKEMBANGAN EKONOMI, SOSIAL, DAN BUDAYA MASYARAKAT                             
AWAL INDONESIA


  I.    Perkembangan Ekonomi      
               Perkembangan ekonomi masyarakat awal Indonesia, yaitu bagaimana cara                      
      masyarakatnya memperoleh kebutuhan /makanan agar dapat bertahan hidup.
                Mereka menggantungkan hidupnya dari hasil alam. Makanan yang didapat 
      untuk hari itu saja. Mereka tidak memikirkan untuk hari esok dan hari-hari
      berikutnya. Kebiasaan cara hidup seperti ini disebut dengan istilah food gathering.
   Perkembangan ekonomi semakin lama semakin berkembang, yaitu mereka
      sudah atau telah memiliki kebiasaan mengembara. Mereka juga sudah menetap
      disuatu tempat, walaupun hanya bersifat sementara. Mereka juga tidak hanya
      berburu, tetapi juga mengumpulkan. Itu berarti mereka tidak hanya berpikir                              
      untuk makan hari itu saja, tetapi mengingat besok.
Kebiasaan berburu dan mengumpulkan bahan makanan ( food gathering )
      berubah menjadi ( food producing ). Artinya mereka telah memiliki kemampuan
      untuk menghasilkan sendiri makanan yang dihasilkan. Cara bercocok tanam yang
      pertama kali dilakukan adalah berhuma. Selain itu, manusia pada masa bercocok
      tanam telah memiliki kepandaian mengawetkan makanan. Kegiatan masyarakat-
      nya yang beranekaragam memungkinkan pola kehidupan mereka semakin     
      makmur.


II.   Perkembangan Sosial
               Perkembangan sosial masyarakat awal Indonesia, yaitu bagaimana cara 
     masyarakatnya bersosialisasi dengan cara berkomunikasi antar sesama masyara-
     kat.
              Pada awalnya mereka membentuk kelompok-kelompok kecil. Cara berpikir
     mereka juga sangat sederhana. Mereka belum dapat berkomunikasi antarsesama.
     terutama yang berkaitan dengan kegiatan berburu. Mereka menggunakan bahasa
     isyarat berupa pekikan disertai dengan gerakan tangan berbentuk simbol.
              Kemudian kelompok-kelompok kecil tersebut berkembang menjadi suatu  
    perkampungan-perkampungan. Yang selanjutnya terbentuklah desa-desa,
    kesatuan-kesatuansuku marga dan lain-lain yang dipimpin oleh seorang kepala
    suku. Kehidupan masyarakat semakin lama semakin teraturdan menuntut kerja-
    sama dan gotong royong dari para anggotanya.


III. Perkembangan Budaya
               Budaya masyarakat awal Indonesia mengalami perkembangan dalam
      beberapa periode atau zaman.
      1.  Periode Budaya Batu atau Zaman Batu
                        Budaya batu dikenal masyarakat awal Indonesia terbagi atas tiga
           Zaman, yaitu Zaman Batu Tua ( Palaeolitikum ), Zaman Batu Tengah
           ( Mesolitikum ), dan Zaman Batu Muda ( Neolitikum ).




a.       Zaman Batu Tua ( Palaeolitikum )
                       Benda-benda budaya zaman batu tua antara lain; kapak perimbas
              atau kapak genggam yang masih serba kasar. Cara menggunakan kapak ini
              dengan menggenggam untuk menetak.
                       Selain dari kapak genggam, satu lagi hasil budaya zaman batu tua
              adalah peralatan dari tulang dan tanduk.. Kegunaan alat-alat itu untuk
             menusuk dan mengorek umbi-umbian dari dalam tanah.

b.      Zaman Batu Tengah ( Mesolitikum )
                       Manusia pendukung Kebudayaan Batu Tengah kehidupannya
              belum jauh berbeda denagn pendukung Kebudayaan Batu Tua. Peralatan
              dari batu maupun dari tulang dan tanduk, walaupun sudah dibentuk,
              namun masih juga dalam keadaan kasar.

c.       Zaman Batu Muda ( Neolitikum )
                       Masyarakat pendukung Kebudayaan Zaman Batu Muda ( Neolitikum )
              sudah jauh lebih maju dari masyarakat pendukung Kebudayaan Zaman Batu
              Tengah. Sebagian diantara mereka sudah hidup menetap, berlajar bercocok
              tanam, dan berternak ( Food Producing ). Peralatannya walaupun masih
              terbuat dari batu, namun sudah sangat halus. Jenis-jenis kapak pada Zaman
              Batu Muda berupa kapak persegi dan kapak lonjong.

2.      Periode Budaya Logam atau Zaman Logam
                   Budaya logam atau zaman logam, dikenal setelah manusia mulai hidup 
      menetap. Dalam periode ini banyak peralata rumah tangga yang sudah terbuat
      dari logam. Budaya logam terbagi atas tiga zaman yaitu, zaman tembaga,
      Zaman perunggu, dan zaman besi.

a.       Zaman Tembaga
                      Budaya tembaga atau peralatan dari tembaga tidak dikenaldi Indonesia
             Budaya tembaga berkembang didaerah Vietnam, Kamboja, Muangthai hingga
             Semenanjung Malaya.
      
b.      Zaman Perunggu
               Perunggu adalah campuran tembaga dengan timah. Peralatan dari
     perunggu yang dikenal luas antara lain kapak perunggu, nekara perunggu,
     bejana perunggu, dan perhiasan perunggu.

c.       Zaman Besi
                      Setelah zaman perunggu, manusia mulai membuat peralatan dari besi.
             Peralatan dari besi antara lain cangkul, mata kapak, mata pisau, sabit, pedang,
             tombak, dan tongkat. Daerah penemuannya antara lain di Pulau Jawa, Bali,
             dan Sumatra.
        




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik..